PHR dan TNI Gelar Apel Siaga Pengamanan Objek Vital Nasional di Rumbai
TNI juga menyiagakan Alutsista taktis, termasuk 2 unit Ranpur Anoa, 2 unit Rudal MMS, kendaraan taktis Maung MV3, dan kendaraan pengawalan khusus.
Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menegaskan bahwa pengamanan instalasi strategis energi merupakan bagian dari menjaga kedaulatan negara.
“Keberhasilan pengamanan bukan hanya diukur dari tidak adanya gangguan, tetapi dari kemampuan mencegah ancaman,” tegasnya.
Ia menambahkan, keamanan Pertamina adalah keamanan rakyat, bagian dari kedaulatan yang wajib dijaga.
Sejak alih kelola pada Agustus 2021, PHR WK Rokan telah memberikan kontribusi penerimaan negara lebih dari Rp115 triliun. Dengan wilayah operasi seluas 6.400 km² mencakup tujuh kabupaten/kota di Riau dan lebih dari 12.600 sumur aktif, aspek keamanan menjadi fondasi utama keberlanjutan produksi energi nasional. ***