Menu

Ekspor yang Kuat Meningkatkan Surplus Perdagangan Indonesia Menjadi 38,5 Miliar Dolar AS

Devi 6 Jan 2026, 13:40
Ekspor yang Kuat Meningkatkan Surplus Perdagangan Indonesia Menjadi 38,5 Miliar Dolar AS
Ekspor yang Kuat Meningkatkan Surplus Perdagangan Indonesia Menjadi 38,5 Miliar Dolar AS
Ekspor ke China mewakili 23,8% dari total pengiriman non-minyak dan gas Indonesia, yang didominasi oleh besi dan baja, bahan bakar mineral, dan produk nikel. Amerika Serikat menyumbang 11,5%, sedangkan India menyumbang 6,72%.

Berdasarkan wilayah, ekspor non-minyak dan gas ke Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) berjumlah $47,21 miliar, mewakili 19,29% dari total, sedangkan ekspor ke Uni Eropa mencapai $17,75 miliar, atau 7,25%.

Dari sisi impor, China juga merupakan sumber impor non-minyak dan gas terbesar Indonesia selama periode Januari–November, dengan pengiriman senilai $77,52 miliar, atau 41,1% dari total. Disusul oleh Jepang dengan $13,28 miliar, atau 7,04%, dan Amerika Serikat dengan $8,93 miliar, atau 4,73%.

Impor dari ASEAN berjumlah $29,46 miliar, mewakili 15,62% dari impor non-minyak dan gas, sedangkan impor dari Uni Eropa mencapai $11,2 miliar, atau 5,94%. ***
 

Halaman: 12Lihat Semua