Beredar Surat Bantahan Bertandatangan Abdul Wahid Terkait Dugaan Korupsi
RIAU24.COM - Di tengah proses hukum dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, beredar sebuah surat yang diklaim ditandatangani langsung oleh Abdul Wahid. Surat tersebut berisi bantahan serta sumpah atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Dalam surat yang diawali dengan kalimat religius tersebut, Abdul Wahid menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Riau atas berbagai informasi yang beredar di media. Ia menegaskan tidak pernah melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan penyidik.
“Saya tidak pernah melakukan hal yang dituduhkan kepada saya, baik meminta fee maupun setoran kepada ASN, apalagi mengancam mutasi jika tidak diberikan,” tulis Abdul Wahid dalam surat tersebut.
Ia juga membantah tudingan adanya pertemuan atau janji temu terkait penyerahan uang yang disebut-sebut ditujukan kepadanya.
Selain itu, Abdul Wahid menegaskan bahwa uang yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari rumahnya di Jakarta Selatan, sebagaimana pernah disampaikan istrinya, merupakan tabungan keluarga yang diperuntukkan bagi biaya kesehatan anak.
“Saya menguatkan apa yang disampaikan istri saya, bahwa uang tersebut bukan hasil tindak pidana,” tulisnya.