PHR Raih Asian Management Excellence Awards 2026, Bukti Inovasi Digital untuk Ketahanan Energi Nasional
Apresiasi ini diberikan kepada organisasi yang menempatkan inovasi geospasial sebagai kunci untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. PHR dinilai berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan ONE PHR GIS, sebuah sistem geospasial terintegrasi yang memberikan kontribusi pada transformasi digital operasional migas di wilayah Sumatra.
Teknologi GIS telah digunakan di Blok Rokan sejak awal tahun 2000-an dan terus dikembangkan oleh PHR sejak alih kelola pada 2021. ONE PHR GIS kini menjadi platform enterprise yang mengintegrasikan data spasial dan non-spasial untuk mengelola lebih dari 30 wilayah kerja, 26.000+ sumur, 18.000+ km jaringan pipa, serta 8.000+ kendaraan operasi yang tersebar di area lebih dari 70.000 km².
Melalui ONE PHR GIS, PHR menghadirkan visualisasi data operasional secara real time, analisis spasial lanjutan, serta integrasi dengan AI dan Big Data—mulai dari deteksi wellpad berbasis imagery, analisis rute kendaraan, monitoring GPS, hingga pelaporan survei lapangan berbasis machine learning.
Salah satu implementasi unggulan pada 2025 adalah Project SINERGY (SONAR Integrated Well Execution Readiness Strategy), yang meningkatkan produktivitas rig melalui perencanaan terintegrasi berbasis GIS. Proyek ini berhasil meningkatkan efektivitas pergerakan rig sekitar 10%, dan menurunkan Non Productive Time (NPT) akibat kondisi jalan hingga 50%.
ONE PHR GIS juga mendorong kolaborasi lintas fungsi—mulai dari Land Operation, HSSE, hingga Production & Operation—serta terintegrasi dengan sistem geospatial yang ada di Subholding Upstream, Pertamina Persero, dan SKK Migas.
“Penerapan solusi ONE PHR GIS di PHR merupakan bagian dari transformasi digital yang komprehensif untuk mendukung keunggulan operasional dan peningkatan produksi migas di PHR,” ungkap Triatmojo Rosewanto S, Vice President (VP) Information Technology PHR.