PKB dan PAN Disebut Ganggu Kinerja Pemerintah
RIAU24.COM - Pengamat politik, Arifki Chaniago menilai kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terganggu akibat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN) mengangkat isu pemilihan presiden (Pilpres) 2029.
Tuduhan ini terlihat karena Kabinet Merah Putih mulai memperlihatkan gelagat politik partai satu sama lain, dikutip dari rmol.id, Selasa, 10 Februari 2026.
"Risikonya bukan pada berhentinya kerja pemerintahan, melainkan pada terbelahnya fokus. Program bisa tetap dijalankan, tetapi orientasinya tidak lagi sepenuhnya teknokratis," ujarnya.
Menurutnya, situasi seperti ini berpotensi memasuki fase yang lebih politis, ketika sinyal kekuasaan mulai terbaca.
"Aktivitas kementerian dan kebijakan publik cenderung mendapat tafsir politik yang lebih kuat. Program pemerintah tetap berjalan, tetapi setiap langkah lebih mudah dikaitkan dengan kepentingan jangka menengah," sebutnya.
Dia menilai, dinamika politik elektoral yang terjadi seperti sekarang ini lazim dalam sistem presidensial multipartai, namun yang membedakan adalah kecepatan munculnya wacana elektoral.