Padahal Masyarakat Ingin Sahroni Diberhentikan dari DPR
RIAU24.COM - Peneliti senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli, meyakini rakyat tengah kecewa dengan keputusan Partai NasDem mengembalikan Ahmad Sahroni ke kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Dia yakin masyarakat menginginkan Sahroni diberhentikan, dikutip dari rmol.id, Minggu, 22 Februari 2026.
"Ya, tentu publik kecewa dengan diangkatnya kembali sebagai pimpinan komisi tersebut. Harapan publik kan semula begitu tinggi, publik ingin agar diberhentikan, bukan dinonaktifan. Alih-alih mendapatkan posisi yang tinggi di komisi sebagai pimpinan," ujarnya.
Sikap Partai NasDem kemungkinan didasari pertimbangan bahwa sanksi sosial terhadap Sahroni sudah memadai.
"Karena rumahnya dirusak dan barang-barangnya diambil. Ada pandangan yang berbeda antara publik dan partai," ujarnya.
Sahroni resmi ditetapkan menggantikan Rusdi Masse Mappasessu dalam rapat Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Kamis, 19 Februari 2026, yang dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.