Dukung Upaya Pemerintah, RAPP Tegaskan Komitmen Cegah Karhutla di Riau Melalui Sistem Kesiapsiagaan Terpadu
“Dalam operasionalnya perusahaan selalu berpegang pada prinsip dasar 5C, bahwa apa yang kami lakukan harus baik bagi masyarakat, baik bagi negara, baik bagi iklim, baik bagi pelanggan, dan baik pula bagi perusahaan. Lima prinsip ini adalah kesatuan yang tidak dapat dipisahkan,” tegas Mulia.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan, perusahaan juga telah menyiapkan sejumlah posko siaga di wilayah yang berpotensi rawan kebakaran serta melakukan pemantauan intensif terhadap potensi titik panas selama periode rawan karhutla.
Pendekatan terpadu dalam pengelolaan kebakaran hutan dan lahan ini juga sejalan dengan komitmen keberlanjutan APRIL Group. Perusahaan secara berkala menetapkan periode rawan kebakaran guna memperkuat sistem pemantauan serta memastikan kesiapan tim operasional dalam melakukan pencegahan maupun penanganan dini terhadap potensi kebakaran.
Dalam upaya pencegahan jangka panjang, APRIL sejak 2014 menjalankan program Fire Free Village Program (FFVP) yang berfokus pada kolaborasi dengan masyarakat desa untuk mendorong pengelolaan lahan secara bertanggung jawab tanpa pembakaran.
Sudah lebih dari satu dekade sejak dimulai pada 2014, program FFVP telah menjangkau puluhan desa dengan cakupan wilayah ratusan ribu hektare dan berkontribusi dalam menurunkan insiden karhutla secara signifikan di wilayah pendampingan.
Untuk mendukung upaya tersebut, perusahaan juga menyiagakan berbagai sarana dan prasarana pemadaman, antara lain helikopter pemantauan, kendaraan patroli, pompa air, serta jaringan pemantauan yang dilengkapi kamera pengawas di sejumlah titik strategis.