Tradisi Ramadan Siak, Lomba Letup Meriam Buluh Kembali Menggema di Pasar Seni
RIAU24.COM - SIAK – Dentuman meriam buluh menggema di Kota Siak Sri Indrapura menandai dimulainya Lomba Letup Meriam Buluh 2026 yang digelar oleh Dewan Kesenian Siak (DKS) di kawasan Pasar Seni Siak, Sabtu malam (15/3/2026).
Tradisi meriam buluh merupakan kebiasaan masyarakat Melayu Siak yang telah berlangsung sejak lama untuk menyemarakkan malam-malam Ramadan, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Wakil Bupati Siak Syamsurizal yang membuka langsung kegiatan tersebut mengapresiasi masyarakat yang terus menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.
“Alhamdulillah setelah salat tarawih kita bisa melaksanakan kegiatan ini. Tradisi meriam buluh ini luar biasa karena hampir ada di setiap kecamatan di Kabupaten Siak. Hal-hal baik seperti ini harus terus kita jaga sebagai bukti bahwa Siak memiliki kebudayaan yang kuat,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar berbagai tradisi daerah seperti meriam buluh, lampu colok, serta kegiatan seni budaya lainnya terus dikembangkan dan didokumentasikan agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
“Jangan sampai kebudayaan kita hanya disampaikan dari mulut ke mulut lalu hilang. Harus kita tuliskan dan publikasikan agar anak cucu kita punya dasar untuk melanjutkan kegiatan positif, terutama di bidang kebudayaan,” pesannya.