Menu

Puluhan Hektar Kebun Pertanian Warga Desa Teluk Lancar Bantan Terbakar, Warga Minta Bantuan Alat Berat

Dahari 2 Apr 2026, 00:13
Puluhan Hektar Kebun Pertanian Warga Desa Teluk Lancar Bantan Terbakar, Warga Minta Bantuan Alat Berat
Puluhan Hektar Kebun Pertanian Warga Desa Teluk Lancar Bantan Terbakar, Warga Minta Bantuan Alat Berat

RIAU24.COM - BENGKALIS - Warga masyarakat Desa Teluk Lancar, kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis terus berupaya dan berjibaku melakukan pemadaman api kebakaran hutan dan lahan(Karhutla)menggunakan alat seadanya.

Menurut informasi media ini bahwa, karhutla tersebut terjadi sudah berjalan selama 8 hari ini. Selain api semakin membesar, puluhan hektar perkebunan pertanian warga habis dilalap si jago merah.

Warga juga meminta bantuan alat berat dari pemerintah daerah agar bisa membuat embung air serta mesin pemadam kebakaran.

"Kebakaran lahan dan perkebunan milik warga di Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, hingga saat ini telah memasuki hari ke 8 dan kondisi semakin memprihatinkan. Api terus meluas menghanguskan puluhan hektare lahan serta kebun milik masyarakat,"ungkap Syarifah Aini, Kamis 2 April 2026.

Menurutnya, sejak karhutla terjadi, upaya pemadaman dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat. Warga bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya sekaligus membuat pembentengan lahan untuk mencegah penyebaran api meluas ke area lain.

"Namun, luasnya area kebakaran serta kondisi cuaca yang kering membuat upaya pemadaman semakin sulit dilakukan,"ujarnya.

"Saat ini kondisi masyarakat di lapangan dilaporkan sudah sangat kelelahan setelah berhari-hari berjibaku memadamkan api," ungkapnya lagi.

Sementara itu, titik-titik api justru semakin meluas dan bahkan telah memasuki area pekarangan rumah warga,sehingga menimbulkan kekhawatiran besar terhadap keselamatan permukiman warga disana.

"Kami selaku Masyarakat Desa Teluk Lancar meminta perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah daerah serta instansi terkait untuk segera menurunkan bantuan, khususnya alat berat yang sangat dibutuhkan untuk membuka sekat kanal atau membuat pembatas lahan guna menghentikan penyebaran api lebih meluas,"bebernya.

Disamping itu, warga berharap penanganan kebakaran ini dapat segera dilakukan secara maksimal dengan dukungan peralatan dan personel memadai, mengingat kondisi di lapangan sudah berada pada tahap darurat. 

"Tanpa bantuan yang cepat dan tepat, dikhawatirkan kebakaran akan terus meluas, mengancam lebih banyak lahan perkebunan serta permukiman masyarakat," ceritanya.

"Masyarakat Desa Teluk Lancar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berjibaku membantu pemadaman, tetapi kami berharap juga kepada pemerintah dalam hal ini Bupati Bengkalis untuk bisa menurunkan bantuan alat berat supaya kondisi dilapangan bisa diatasi secara maksimal,"pungkas Mahasiswi PMII ini.