Menu

Miris! Dirawat Sang Nenek, Pemuda 21 Tahun Justru Diduga Menghabisi Nyawanya

Lina 3 Apr 2026, 11:24
Miris! Dirawat Sang Nenek, Pemuda 21 Tahun Justru Diduga Menghabisi Nyawanya
Miris! Dirawat Sang Nenek, Pemuda 21 Tahun Justru Diduga Menghabisi Nyawanya

RIAU24.COM - SIAK – Warga Kampung Suka Mulya SP 12, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, digemparkan oleh peristiwa tragis yang melibatkan hubungan keluarga. Seorang pemuda berusia 21 tahun diduga tega menghabisi nyawa nenek kandungnya sendiri.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Kamis malam, 2 April 2026, sekitar pukul 19.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kediamannya oleh warga yang kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Suasana kampung yang biasanya tenang mendadak berubah mencekam. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan ke lokasi, tak percaya dengan peristiwa yang terjadi di lingkungan mereka.

Berdasarkan informasi yang beredar, usai kejadian, pelaku sempat melarikan diri. Namun pelariannya tidak berlangsung lama. Tim Satreskrim Polres Siak bergerak cepat dan berhasil meringkus pelaku pada Jumat dini hari, 3 April 2026, sekitar pukul 05.00 WIB di wilayah Kecamatan Lubuk Dalam.

Tak hanya diduga melakukan pembunuhan, pelaku juga disebut-sebut membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban, berupa emas dan uang tunai bernilai puluhan juta rupiah. Bahkan, beredar kabar pelaku sempat menggunakan uang tersebut untuk berpesta bersama rekan-rekannya.

Sejumlah warga menduga aksi nekat tersebut dipicu oleh gaya hidup pelaku, termasuk dugaan ketergantungan terhadap narkoba serta keinginan memperoleh uang secara instan.

Diketahui, pelaku belum lama tinggal bersama korban. Sebelumnya, ia tinggal bersama ayah kandungnya di Kecamatan Lubuk Dalam. Namun, ia diduga diusir dari rumah akibat perilaku yang dinilai meresahkan keluarga.

Ironisnya, setelah sempat mengalami kecelakaan, pelaku justru dirawat oleh sang nenek hingga pulih. Namun, setelah sembuh, ia diduga melakukan tindakan yang berujung pada hilangnya nyawa korban.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Siak, Aipda Dedek Prayoga, membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, pelaku sempat melarikan diri, namun berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Siak. Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan dan masih dalam proses penyidikan,” ujarnya.

Polisi juga memastikan bahwa korban merupakan ibu dari ibu kandung pelaku.

Pihak kepolisian menyatakan akan segera menggelar konferensi pers guna mengungkap lebih rinci terkait identitas pelaku, kronologi lengkap, serta motif pasti di balik peristiwa tragis ini.

Kasus ini menjadi perhatian serius masyarakat dan kembali mengingatkan akan pentingnya peran keluarga serta lingkungan dalam mencegah tindak kekerasan yang berujung fatal.(Lin)