Menu

Cara Produsen Siasati Langkanya Bahan Baku Plastik

Azhar 3 Apr 2026, 11:28
Industri plastik. Sumber: Internet
Industri plastik. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Inaplas Fajar Budiono menyebut, kelangkaan bahan baku yang mengakibatkan harga plastik mahal membuat produsen menerapkan survival mode. 

Hal ini karena bahan baku plastik, nafta, sulit didapat karena Selat Hormuz ditutup imbas perang Israel dan Amerika Serikat (AS) melawan Iran, dikutip dari kompas.com, Jumat, 3 April 2026.

Negara-negara Teluk yang mensuplai 70 persen pasokan nafta di dunia kini tidak bisa mengirimkan produk petrokimia tersebut. 

"Sekarang kita jaga di survival mode. Artinya di minimum kapasitas (produksi) secara ekonomi masih masuk," ujarnya.

Menurutnya, industri plastik tanah air tengah mencari pasokan bahan baku nafta dari negara lain seperti Amerika Serikat (AS), Asia Tengah, dan Afrika. 

Baikknya, pelaku industri plastik tanah air tidak mempersoalkan harga bahan baku maupun biaya logistik yang lebih mahal.

Selain mencari pasokan alternatif, produsen plastik juga bisa menggunakan bahan baku selain nafta. 

Salah satu bahan baku yang bisa digunakan adalah propana pada Liquefied Petroleum Gas (LPG). 

Harga bahan baku dari minyak bumi itu dinilai cocok untuk industri pada Juni, Juli, dan Agustus.