Menu

Prabowo Tak Naikkan Harga Minyak, Jokowi: Berani

Azhar 4 Apr 2026, 13:42
Presiden RI ke-7 Joko Widodo. Sumber: Internet
Presiden RI ke-7 Joko Widodo. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Presiden RI ke-7 Joko Widodo mengomentari keputusan Presiden Prabowo Subianto tak menaikkan harga BBM imbas ketegangan di Timur Tengah.

Komentar Jokowi diawali dengan memuji kinerja Prabowo karena tak menaikkan harga BBM, dikutip dari detik.com, Sabtu, 4 April 2026.

Padahal, Indonesia sedang diguncang tiga tantangan besar, yakni perubahan iklim, tantangan geopolitik, dan disrupsi teknologi dengan adanya revolusi AI dan Humanoid Robotics.

Bicara soal tantangan geopolitik, dia mengatakan harga minyak dunia terus mengalami kenaikan akibat perang.

"Saya tahu perang Rusia dan Ukraina belum selesai, ditambah Israel dengan Palestina belum rampung, ditambah lagi sekarang ini Israel-AS dengan Iran yang menyebabkan ketidakpastian dunia, dan menyebabkan semua negara pusing menghadapi ketidakpastian ini," ujarnya.

Bahkan harga minyak dunia saat ini sudah mencapai USD 108-112 per barel. 

Padahal, harga sebelumnya sekitar USD 60-70 per barel.

Jika harga minyak dunia terus mengalami kenaikan, Jokowi mengatakan banyak negara yang tidak akan sanggup bertahan.

"Tapi pemerintah kita di bawah kepimpinan Bapak Prabowo Subianto masih mampu mengendalikan dengan harga yang sama. Bayangkan, negara lain sudah naik 40-60 persen, kita tidak naik. Pertalite masih Rp 10 ribu, Pertamax mungkin harganya Rp 12.400-12.500," sebutnya.