Usulan Tak Ikuti Maunya JK: Naikkan Harga BBM
RIAU24.COM - Pengamat Citra Institute, Efriza menilai usulan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) yang menginginkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jika diikuti berpotensi memperburuk citra pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Karena akan dipersepsikan publik sebagai usulan dari kacamata kelompok pengusaha," sebutnya dikutip dari rmol.id, Selasa 7 April 2026.
"Cara berpikir JK yang seorang pengusaha, kadang juga menimbulkan resistensi di masyarakat, sebab JK sebagai pengusaha berbicara untung dan rugi," Tambahnya.
Tak hanya JK, elite politik yang memiliki latar belakang pengusaha juga ingin melakukan hal sama.
"Ditengarai kondisi saat ini memang sedang adanya upaya melakukan intervensi oleh elite politik yang memiliki kepentingan ekonomi," ujarnya.
Meskipun suara JK terhadap pemerintah memang tidak bisa diabaikan karena punya pengalaman sebagai Wapres, namun tetap harus berhati-hati menerima usulan dari JK.