Menu

Dua Mesin Panen Modern Disalurkan, Wabup Siak Dorong Petani Lebih Produktif

Lina 9 Apr 2026, 10:55
Dua Mesin Panen Modern Disalurkan, Wabup Siak Dorong Petani Lebih Produktif
Dua Mesin Panen Modern Disalurkan, Wabup Siak Dorong Petani Lebih Produktif

RIAU24.COM - SIAK – Pemerintah Kabupaten Siak terus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi modern. Hal ini ditandai dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa dua unit combine harvester kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kecamatan Bungaraya.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, di halaman Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Kompleks Perkantoran Sei Betung, Kecamatan Siak, Kamis (9/4/2026).

Dua unit combine harvester jenis Harfia 110 Max itu merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI melalui dana APBN Tahun Anggaran 2026, dengan nilai sekitar Rp500 juta per unit. Bantuan ini bertujuan untuk mempercepat proses panen sekaligus meningkatkan efisiensi kerja petani di lapangan.

“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi petani. Kita berharap pemanfaatannya bisa maksimal, sehingga proses panen lebih cepat, efisien, dan hasil pertanian semakin meningkat. Ini juga bagian dari upaya kita mendukung swasembada pangan nasional,” ujar Syamsurizal.

Satu unit alsintan diserahkan kepada Gapoktan Sumber Rejeki binaan Brigif TP-89 GG di Kampung Bungaraya. Sementara satu unit lainnya diperuntukkan bagi brigade Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan yang bersifat mobile untuk membantu petani di berbagai kecamatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Siak, Kaharuddin, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil usulan daerah kepada Kementerian Pertanian guna memenuhi kebutuhan alsintan di wilayah Siak.

“Unit brigade ini bisa digunakan lintas kecamatan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh petani,” jelasnya.

Selain untuk mendukung panen padi, alsintan brigade juga akan dimanfaatkan dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), khususnya penanaman padi gogo di sela tanaman kelapa sawit yang saat ini tengah berjalan di sejumlah kecamatan seperti Dayun, Lubuk Dalam, Koto Gasib, Kerinci Kanan, dan Kandis dengan target luas tanam mencapai 750 hektare pada 2026.

Tak hanya itu, Pemkab Siak juga terus menggencarkan berbagai program pertanian lainnya, seperti optimalisasi lahan seluas 600 hektare di Kecamatan Bungaraya dan Sungai Mandau, serta peningkatan indeks pertanaman (IP) padi dari 250 menjadi 300 pada lahan seluas 1.900 hektare.

Program tersebut juga didukung dengan penyaluran bantuan benih sebanyak 47,5 ton untuk tujuh desa di Kecamatan Bungaraya.

Ke depan, pemerintah daerah juga merencanakan penyaluran bantuan alsintan lainnya, seperti traktor roda empat, guna semakin memperkuat sarana dan prasarana pertanian di Kabupaten Siak.

Dengan hadirnya alsintan modern ini, diharapkan sektor pertanian Siak semakin maju, efisien, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.(Lin)