Menu

Jangan Lebih, MK diusulkan Ucapkan Terima Kasih Hanya 1 Kali

Azhar 17 Apr 2026, 23:30
Gedung Mahkamah Konstitusi. Sumber: mkri.id
Gedung Mahkamah Konstitusi. Sumber: mkri.id

RIAU24.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mengingatkan agar kalangan hakim hanya satu kali mengucapkan terima kasih kepada lembaga pengusul mereka. 

"Saudara-saudara, mudah-mudahan bapak-bapak yang dari DPR ya tentu kan harus terima kasih dong kepada teman-teman yang memilih, ya kan? Tapi, cukuplah terima kasihnya sekali saja," ujarnya dikutip dari kompas.com, 17 April 2026.

"Juga yang dari Mahkamah Agung, ya terima kasih dong sama Pak Sunarto, sama tim, tapi tolonglah terima kasih sekali saja. Begitu juga yang diangkat oleh Presiden. Terima kasih itu harus, cuma tolong sekali saja. Jangan terus-menerus dipelihara," tambahnya.

Harapannya, susunan hakim yang saat ini bisa seluruhnya pensiun di umur 70 tahun atau hingga maksimal masa jabatan sehingga tidak perlu ada rekrutmen baru di tengah jalan. 

Dia menyarankan, sebelum menjadi hakim MK, ada baiknya seseorang lebih dahulu menjadi pejabat publik.

Penting bagi hakim MK untuk punya pengalaman berpolitik dan kelembagaan.

"Sebenarnya, menjadi hakim konstitusi menurut saya sebaiknya itu memang sudah punya pengalaman sebagai pejabat publik," sebutnya. 

“Jangan orang ahli dari perguruan tinggi langsung dikasih kekuasaan sebagai hakim. Itu ada plusnya, tapi ada minusnya juga," ujarnya.

Mk