Menu

Menteri PPPA Dianggap Tak Paham Pemberdayaan Perempuan

Azhar 29 Apr 2026, 21:03
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi. Sumber: Internet
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau Hensat menyebut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi tak mengerti dengan pemberdayaan perempuan.

Hal ini karena pernyataan Arifah terkait kecelakaan maut yang melibatkan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, dikutip dari rmol.id.

Arifah mengusulkan agar gerbong khusus perempuan di kereta api dipindahkan ke posisi tengah rangkaian.

"Bahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pun tidak mengerti arti kata pemberdayaan," ujarnya.

Tambahnya, persoalan ini bukan sekadar pilihan kata yang kurang tepat. 

Dia menyebut, sebagai seorang menteri Arifah seharusnya melihat masalah kecelakaan kereta tersebut dari hulunya.

"Bukan hanya sekedar berpendapat karena resiko perempuan saja," tutupnya.