Begini Strategi Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Sumber: Internet
"Terkait dengan pangan, dimana turunannya adalah plastik dan packaging, nah hari ini diputuskan bahwa pabrik refinery kita, tidak bisa men-supply kebutuhan packaging dalam negeri karena kesulitan mendapatkan nafta. Namun untuk jangka pendek, nafta tersebut dapat disubstitusi oleh LPG. Oleh karena itu tadi diputuskan bahwa bea masuk LPG yang biasanya 5 persen khusus untuk industri kita 0 persen kan, sehingga diharapkan kekurangan nafta bisa diganjal oleh LPG," tambahnya.