Menu

Begini Strategi Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Azhar 2 May 2026, 22:28
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Sumber: Internet
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengaku menerapkan strategi percepatan pertumbuhan ekonomi di tengah gejolak geopolitik dunia.

Terutama dampak gejolak di kawasan Selat Hormuz, dikutip dari inilah.com. Sabtu 2 Mei 2026.

Melalui Satgas pemerintah memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga.

Hal ini karena ketergantungan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia relatif kecil yakni 20 persen dengan sumber pasokan dari kawasan Afrika dan Amerika.

Dia juga memastikan pasokan gas dan pupuk masih aman.

"Posisi Indonesia yang masih mencatatkan surplus produksi pupuk.

"Terkait dengan pangan, dimana turunannya adalah plastik dan packaging, nah hari ini diputuskan bahwa pabrik refinery kita, tidak bisa men-supply kebutuhan packaging dalam negeri karena kesulitan mendapatkan nafta. Namun untuk jangka pendek, nafta tersebut dapat disubstitusi oleh LPG. Oleh karena itu tadi diputuskan bahwa bea masuk LPG yang biasanya 5 persen khusus untuk industri kita 0 persen kan, sehingga diharapkan kekurangan nafta bisa diganjal oleh LPG," tambahnya.