Tangis Haru Warnai Haflah Akhirussanah MA Bustanul Ulum Dayun, Launching Buku Jadi Kebanggaan
RIAU24.COM - DAYUN — Isak tangis haru pecah di Aula K.H. Ali Sujari, Pondok Pesantren Bustanul Ulum, saat ratusan pasang mata menyaksikan prosesi sungkeman dalam acara Haflah Akhirussanah MA Bustanul Ulum Dayun Tahun 2026, Rabu (20/05/2026).
Satu per satu siswa bersimpuh di hadapan orang tua dan guru. Dengan mata berkaca-kaca, mereka memohon doa restu dan menyampaikan rasa terima kasih atas cinta, perjuangan, serta pengorbanan yang telah mengantarkan mereka hingga berada di titik kelulusan hari ini.
Suasana penuh haru itu menjadi salah satu momen paling menyentuh dalam Haflah Akhirussanah yang tahun ini berlangsung begitu istimewa. Tidak sekadar acara pelepasan siswa, kegiatan tersebut juga menjadi panggung kebanggaan atas lahirnya generasi muda yang tidak hanya berilmu, namun juga kreatif dan terampil.
Di hadapan para tamu undangan yang terdiri dari yayasan, Kepala Kampung Sialang Sakti beserta jajaran, komite madrasah, wali murid, serta masyarakat, para siswa menampilkan berbagai hasil karya terbaik mereka.
Mulai dari karya menjahit, multimedia desain grafis, hadroh, muhadhoroh hingga penampilan drumband sukses memukau para hadirin. Penampilan itu menjadi bukti bahwa MA Bustanul Ulum Dayun terus berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik dan keagamaan, tetapi juga membangun keterampilan dan kepercayaan diri siswa.
Tak kalah membanggakan, dalam momentum tersebut juga dilaksanakan launching buku berjudul “Perjalanan Menjemput Cahaya”, sebuah karya kolaborasi guru dan siswa MA Bustanul Ulum Dayun.
Peluncuran buku itu disambut antusias dan menjadi simbol tumbuhnya budaya literasi di lingkungan madrasah. Karya tersebut sekaligus menjadi jejak perjalanan, semangat, dan mimpi para siswa dalam menjemput masa depan yang lebih baik.
Kepala Kampung Sialang Sakti, Toha Nasrudin, S.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perkembangan dan capaian MA Bustanul Ulum Dayun dalam mendidik generasi muda.
“Semua penampilan yang telah kita saksikan bersama merupakan bukti nyata dari hasil dititipkannya ananda selama tiga tahun mengenyam pendidikan di MA Bustanul Ulum. Jangan ragu menitipkan putra-putri bapak ibu untuk melanjutkan pendidikan di MA Bustanul Ulum, karena madrasah ini mengedepankan manfaat baik dalam bidang keterampilan maupun keagamaan yang pastinya bermanfaat ketika lulus sekolah kelak,” ujarnya.
MA Bustanul Ulum Dayun sendiri terus dikenal sebagai madrasah yang berkomitmen mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak, mandiri, dan siap menghadapi perkembangan zaman.
Berbagai program unggulan seperti menjahit, multimedia desain grafis, hadroh, muhadhoroh, hingga drumband menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri tanpa meninggalkan nilai-nilai Islami.
Haflah Akhirussanah tahun ini pun bukan hanya tentang perpisahan. Lebih dari itu, acara tersebut menjadi saksi lahirnya harapan, karya, serta langkah awal para siswa untuk melanjutkan perjalanan hidup dengan ilmu, akhlak, dan mimpi yang telah ditanamkan di MA Bustanul Ulum Dayun.(Lina)