Sudahi Membesar-besarkan Kurban Sapi Prabowo
RIAU24.COM - Ketua Bidang Hikmah, Politik dan Kebijakan Publik DPP IMM, Ari Aprian Harahap meminta kepada semua pihak agar tak membesar-besarkan bantuan 1.098 sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
"Jangan terlalu dibesar-besarkan," pintanya, dikutip dari rmol.id, Kamis 28 Mei 2026.
Alasan pertama karena bantuan bukan berasal dari dana pribadi presiden yang kemudian diklaim sebagai bantuan personal.
"Jadi ini bukan uang pribadi Prabowo yang kemudian disebut sebagai bantuan pribadi," sebutnya.
Alasan kedua, penggunaan APBN untuk pengadaan hewan kurban merupakan bagian dari fungsi negara dalam membantu masyarakat.
Hal ini karena manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan penerima bantuan, tetapi juga berdampak pada sektor ekonomi lainnya.
"Dampaknya bukan hanya dirasakan penerima bantuan, tetapi juga memberikan efek ekonomi bagi peternak sapi lokal dan para pelaku usaha yang terlibat dalam distribusi serta pengelolaan hewan kurban," ujarnya.
Alasan ketiga, penggunaan dana APBN untuk pengadaan hewan kurban melalui skema Banpres merupakan hal yang sah, baik secara hukum maupun syariah.