Menu

Perubahan yang Terjadi pada MBG Setelah Ditinggal Dadan

Azhar 5 Jun 2026, 21:47
Kepala Badan Gizi Nasional ( BGN) Nanik S. Deyang. Sumber: Internet
Kepala Badan Gizi Nasional ( BGN) Nanik S. Deyang. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Kepala Badan Gizi Nasional ( BGN) Nanik S. Deyang membeberkan sejumlah kebijakan baru setelah dirinya menjabat.

Nanik mengatakan, saat ini ada banyak pendaftaran untuk pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum diproses.

BGN disebutnya tak langsung menyetujui, dikutip dari inilah.com, Jumat 5 Juni 2026.

Di bawah kepemimpinan Nanik, pembangunan SPPG baru ditunda untuk menata ulang 27.000 lebih SPPG yang telah beroperasi.

"Jadi kita sekarang ini kan banyak sekali yang mendaftar dan posisi yang sudah ada sekarang ada apa dan ini nah saat ini sudah ada sekitar 27 dapur yang sudah, 27.000 lebih dapur yang sudah operasional," ujarnya.

"Kami akan beresin dulu ini ya. Misalnya di satu kecamatan ini cukup kok enam saja. Sudah, ya enam saja. Jadi moratorium," tambahnya.

Peogram MBG juga kemungkinan dibiayai dari dana non-APBN.

"Yang sekarang itu kita coba ada alternatif-alternatif lain misalnya, misalnya ada CSR BUMN, ada hibah dari negara lain itu banyak lho hibah-hibah ini," ujarnya.