Menu

Begini Cara Bahlil Cegah Gangguan Listrik Berulang

Azhar 23 Jun 2026, 07:23
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Sumber: Antara
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Sumber: Antara

RIAU24.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membentuk tim khusus untuk memperketat pengawasan pengadaan batu bara PT PLN (Persero).

Rencananya, tim tersebut diisi diisi oleh internal Kementerian ESDM yakni Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara serta Inspektorat Jenderal, dikutip dari rmol.id, Selasa 23 Juni 2026.

Ada juga unsur pengawasan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), pihak PLN, serta penegak hukum juga akan dilibatkan. 

"Saya membentuk tim. Tim pengadaannya itu terdiri dari PLN, Dirjen Batubara, BPKP, Inspektur Jenderal. Dan tidak menutup kemungkinan kita melibatkan juga pendampingan dari aparat penegak hukum, agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi," sebutnya.

Menurutnya, konsumsi batu bara PLN mencapai sekitar 154 juta ton per tahun, dengan penugasan pasokan dari Kementerian ESDM kepada perusahaan tambang mencapai 180-190 juta ton. 

Sementara kontrak pengadaan PLN dengan pemasok tercatat sekitar 134 juta ton per tahun. 

"Tim ini diharapkan mampu menyelesaikan sisa kekurangan guna menghindari potensi gangguan pelayanan listrik masyarakat," ujarnya.