254 Hotspot Terdeteksi, Pemkab Siak Perkuat Mitigasi Hadapi Ancaman Super El Nino
RIAU24.COM - SIAK – Pemerintah Kabupaten Siak memperkuat upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul meningkatnya ancaman fenomena Super El Nino yang berpotensi memicu cuaca lebih kering dan memperbesar risiko kebakaran. Langkah yang dilakukan meliputi patroli terpadu, deteksi dini titik panas (hotspot), serta peningkatan kesiapsiagaan di 11 kecamatan rawan karhutla.
Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menegaskan bahwa penanganan karhutla memerlukan kolaborasi seluruh pihak karena potensi kebakaran dapat terjadi di kawasan hutan, perkebunan, hingga lahan milik masyarakat.
"Karhutla tidak mengenal batas dan tidak bisa ditangani secara parsial. Yang diperlukan adalah kerja sama, koordinasi, dan komunikasi yang baik," ujar Syamsurizal saat memimpin Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla di Halaman Kantor Bupati Siak, Kompleks Perkantoran Tanjung Agung, Selasa (30/6/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, terutama di tengah musim kemarau yang dipengaruhi fenomena Super El Nino.
"Kami meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Kewaspadaan bersama sangat penting agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini. Kepada seluruh petugas, pastikan personel dan peralatan selalu siap siaga apabila terjadi kebakaran," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, mengatakan fokus utama saat ini adalah memperkuat pencegahan melalui patroli rutin di wilayah rawan, optimalisasi sistem deteksi dini berbasis pemantauan hotspot, serta memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana di lapangan.