Menu

Awalnya Kisruh Soal Uang, Dahari Bongkar Kisah di Balik Polemik KTA PWI Bengkalis

Dahari 5 Jul 2026, 22:54
Awalnya Kisruh Soal Uang, Dahari Bongkar Kisah di Balik Polemik KTA PWI Bengkalis
Awalnya Kisruh Soal Uang, Dahari Bongkar Kisah di Balik Polemik KTA PWI Bengkalis

RIAU24.COM - Ungkapan "maling teriak maling" menjadi kalimat yang berulang kali disampaikan Dahari saat menceritakan polemik pengembalian Kartu Tanda Anggota (KTA) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bengkalis yang kini menjadi perbincangan publik.

Baginya, persoalan yang mencuat saat ini bukan sekadar soal administrasi, melainkan akumulasi dari hubungan yang retak setelah bertahun-tahun berjalan baik.

Di balik polemik tersebut, tersimpan kisah panjang tentang persahabatan, perjalanan organisasi, dan dinamika internal yang menurut Dahari berujung pada saling tuding di antara sesama insan pers.

Dahari mengaku mengenal dekat Sekretaris PWI Bengkalis, Agustiawan, jauh sebelum dirinya menjadi anggota organisasi wartawan terbesar di Indonesia itu. Hubungan keduanya terjalin saat sama-sama aktif menjalankan tugas jurnalistik di berbagai lokasi peliputan.

Kedekatan itu, kata Dahari, membuat dirinya menaruh kepercayaan penuh kepada rekannya tersebut. Berbagai kegiatan liputan dijalani bersama hingga terbangun hubungan yang akrab dan saling mendukung.

"Sekitar tahun 2015 hingga 2017, ketika PWI membuka pendaftaran anggota muda, Dahari mengaku mendapat dorongan dari Agustiawan untuk ikut bergabung. Namun saat itu ia menghadapi kendala administrasi karena hanya memiliki ijazah Madrasah Tsanawiyah (MTs)," ungkapnya, Minggu 5 Juli 2026.

Halaman: 12Lihat Semua