Menu

PTPN IV PalmCo Dongkrak Produktivitas Sawit Petani Lampaui Standar Nasional

Devi 23 Jul 2026, 20:58
PTPN IV PalmCo Dongkrak Produktivitas Sawit Petani Lampaui Standar Nasional
PTPN IV PalmCo Dongkrak Produktivitas Sawit Petani Lampaui Standar Nasional

Menurut Arya, produktivitas perkebunan rakyat selama ini masih tertinggal dibandingkan perkebunan besar akibat keterbatasan akses terhadap bibit unggul, pembiayaan, teknologi budidaya, hingga kapasitas kelembagaan koperasi.

Kondisi tersebut menyebabkan biaya produksi petani lebih tinggi dan pendapatan yang diterima menjadi lebih rendah.

Untuk menjawab tantangan tersebut, PalmCo mengembangkan model kemitraan berbasis single management, pola pengelolaan kebun secara terpadu antara perusahaan dan petani dengan menerapkan standar operasional perusahaan mulai dari perencanaan kebun, penggunaan bibit unggul, pemupukan, pemeliharaan tanaman, panen, hingga pemasaran hasil produksi.

Melalui skema tersebut, perusahaan juga bertindak sebagai pendamping teknis sekaligus avalis produksi yang memberikan kepastian pengelolaan dan akses pasar bagi petani.

Hingga Mei 2026, total kemitraan sawit rakyat yang dibina PalmCo telah mencapai 52.480 hektare yang terdiri atas program revitalisasi perkebunan dan program PSR yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Dari luasan tersebut, areal tanaman menghasilkan mencapai 19.144 hektare dengan rata-rata produktivitas cukup menjajikan, dengan salah satu yang terbesar yakni KUD Makarti Jaya di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, mencapai 23,94 ton per hektare, melampaui standar produktivitas tanaman menghasilkan tahun ketiga yang ditetapkan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) sebesar 19 ton per hektare.

Halaman: 123Lihat Semua