Strategi Besar Transformasi Zakat Nasional dari Baznas
RIAU24.COM - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Sodik Mudjahid, menyebut zakat harus ditempatkan sebagai instrumen strategis dalam pembangunan bangsa, bukan sekadar ibadah individual.
Menurutnya, melalui tata kelola yang profesional, digitalisasi, kementerian dan lembaga Baznas menargetkan zakat mampu menjadi kekuatan nyata dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dikutip dari rmol.id, Rabu 29 Juli 2026.
Menurutnya lagi, potensi zakat Indonesia sangat besar. Namun, realisasi penghimpunan zakat masih menghadapi sejumlah tantangan mendasar.
Berdasarkan hasil survei yang menjadi rujukan Baznas, terdapat beberapa faktor utama yang menyebabkan masyarakat belum menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.
Pertama, masih banyak umat Islam yang belum memahami kewajiban zakat secara utuh.
Kedua, belum tumbuh kesadaran untuk menunaikan zakat.