Menu

Anggaran Kebencanaan Dinilai Masih Kurang, PDIP Minta Tambah

Azhar 23 Aug 2026, 08:05
Ilistrasi karhutla. Sumber: Internet
Ilistrasi karhutla. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Anggota Komisi VIII DPR RI Matindas J. Rumambi meminta pemerintah menambah anggaran kebencanaan terutama untuk penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Anggaran kebencanaan juga dapat digunakan untuk evakuasi dan pemulihan korban, berlanjut pada pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi," ujarnya dikutip dari rmol.id, Minggu 23 Agustus 2026.

"Memasuki hari keenam pascagempa, pemerintah harus memastikan tidak ada korban yang terlewat, tidak ada pengungsi yang terabaikan, dan tidak ada wilayah terdampak yang luput dari pendataan. Penanganan harus bergerak dari respons darurat menuju pemulihan yang terukur," tambahnya.

"Serta memberikan pelayanan kesehatan bagi korban berjalan maksimal, termasuk di wilayah yang sulit dijangkau," tambahnya. 

Dia yakin, jumlah pengungsi yang mencapai lebih dari 92 ribu jiwa membutuhkan perhatian serius. 

Tempat pengungsian harus menjamin pangan, air bersih, sanitasi, layanan kesehatan, keamanan dan kebutuhan dasar lainnya.

"Kita harus memastikan masyarakat yang terdampak baik yang tetap tinggal di rumahnya maupun di pengungsian mendapatkan bantuan dan layanan yang sesuai kebutuhannya," ujarnya.

Tak lupa, dia meminta BNPB, Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah terus memastikan pencarian, evakuasi, identifikasi.