Festival Sastra Melayu Riau 2026 Ditutup, Lestarikan Budaya Terus Digelorakan
RIAU24.COM - Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan sastra dan budaya Melayu sebagai bagian penting dari jati diri masyarakat sekaligus kekayaan budaya daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bengkalis Kasmarni melalui Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, H. Hambali, saat menghadiri penutupan Festival Sastra Melayu Riau 2026, di Panggung Balai Suku, Desa Teluk Pambang, Sabtu 22 Agustus 2026 malam.
Mengusung tema “Hikayat Sastra Pesisir”, festival yang diselenggarakan Suku Seni Riau tersebut menjadi ruang penting untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap khazanah sastra dan budaya Melayu, terutama di kalangan generasi muda.
Festival Sastra Melayu Riau tahun ini merupakan penyelenggaraan keempat sejak pertama kali digelar pada 2023. Konsistensi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa ruang apresiasi dan kreativitas bagi seniman, sastrawan, budayawan serta masyarakat terus tumbuh dan mendapat tempat di tengah kehidupan masyarakat.
Dalam sambutannya, H. Hambali atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia penyelenggara, para seniman, sastrawan, budayawan, peserta serta seluruh masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya festival tersebut.
Menurutnya, sastra bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, memperkuat identitas daerah serta menyampaikan nilai-nilai kehidupan kepada generasi penerus.