Sekda Mahadar: Siak Dorong Transformasi Kota Pusaka Berbasis UMKM Kreatif
RIAU24.COM - TERNATE — Kabupaten Siak mendorong agar status Kota Pusaka tidak berhenti sebagai upaya menjaga peninggalan sejarah, tetapi mampu menjadi kekuatan ekonomi baru yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Gagasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, saat mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XII Tahun 2026 di Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (28/8/2026).
Rakernas yang dipusatkan di pelataran Titik Nol Landmark Kota Ternate itu menjadi ruang bagi daerah-daerah anggota JKPI untuk bertukar gagasan mengenai pelestarian warisan budaya, pengembangan kawasan bersejarah hingga pemanfaatan potensi ekonomi kreatif.
Mahadar hadir memimpin delegasi Kabupaten Siak, didampingi istrinya, Ny. Erdawati. Kehadiran Siak dalam forum nasional tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pelestarian warisan budaya dan mendorong agar kawasan pusaka dapat memberi nilai tambah bagi masyarakat.
Menurut Mahadar, kekayaan sejarah yang dimiliki Siak merupakan modal besar yang dapat dikembangkan secara kreatif tanpa menghilangkan nilai autentik kawasan heritage.
“Kabupaten Siak berkomitmen menyelaraskan status heritage city dengan pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Karakter sejarah Siak yang kuat adalah modal utama. Ide besarnya adalah mengintegrasikan pariwisata sejarah dengan ruang hidup UMKM kreatif,” ujar Mahadar.