DWP Siak: Perempuan Punya Peran Besar Menjaga Warisan Budaya dan Tradisi
RIAU24.COM - TERNATE — Menjaga warisan budaya bukan hanya tentang merawat bangunan bersejarah. Di balik keberlangsungan sebuah tradisi, ada peran perempuan yang ikut memastikan resep, keterampilan, nilai keluarga hingga kearifan lokal tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Pesan itulah yang disampaikan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Siak, Ny. Erdawati Mahadar, saat mengikuti Ladies Program dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2026 di Kota Ternate, Maluku Utara.
Menurut Erdawati, perempuan memiliki posisi penting dalam menjaga identitas budaya. Pelestarian budaya, kata dia, tidak cukup hanya dilakukan dengan mempertahankan situs dan bangunan bersejarah, tetapi juga harus menyentuh tradisi yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.
“Di tangan perempuan resep diwariskan, keterampilan diturunkan, kain ditenun, tradisi dirawat, dan nilai-nilai keluarga diteruskan kepada generasi berikutnya,” ujar Erdawati saat mengikuti kegiatan di kawasan cagar budaya Benteng Oranje, Kamis (27/8/2026).
Ia menilai, kuliner tradisional menjadi salah satu bentuk warisan budaya yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat. Setiap hidangan tidak hanya menyimpan cita rasa, tetapi juga cerita, kebiasaan dan identitas suatu daerah.
Karena itu, Erdawati mengapresiasi pelaksanaan Ladies Program VII yang dinilainya menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui seni, tradisi dan kuliner khas daerah.