Tujuh Hari Berjibaku, Tim Gabungan Nyatakan Karhutla di Dekat TN Zamrud Terkendali
Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan berakhirnya operasi pemadaman di Dayun menunjukkan penanganan Karhutla dilakukan hingga kondisi lapangan benar-benar terkendali.
Menurut Akmadi, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan sejak awal menekankan agar jajaran tidak hanya memadamkan api yang terlihat di permukaan, tetapi memastikan proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh, khususnya pada kawasan yang memiliki potensi menyimpan bara.
Akmadi menjelaskan, apel konsolidasi bukan berarti kewaspadaan berakhir. Kegiatan tersebut menandakan satu tahapan penanganan di lapangan telah selesai, sementara pemantauan dan pencegahan tetap berjalan.
“Selanjutnya, personel tetap melakukan monitoring dan jajaran terus meningkatkan langkah pencegahan di wilayah-wilayah rawan,” kata Akmadi.
Ia juga mengapresiasi seluruh personel gabungan yang selama tujuh hari berjibaku menangani Karhutla di kawasan tersebut.
“Personel TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, BKSDA, pemerintah daerah, masyarakat dan unsur perusahaan telah bekerja bersama di lapangan. Mereka menghadapi panas, asap dan kondisi medan yang tidak mudah. Kerja keras mereka menjadi bagian penting dari upaya menjaga kawasan ini,” ujarnya.