Munculnya Ragam Tafsir Setelah Prabowo Terima KTA NU
RIAU24.COM - Pengamat politik AS Hikam menyebut ragam tafsir bermunculan usai Presiden Prabowo Subianto menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Nahdlatul Ulama (NU) dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur.
Tafsir pertama yakni sebagai bentuk gestur politik, dikutip dari rmol.id, Kamis 3 September 2026.
Kedua, keinginan pemerintah untuk membangun kedekatan yang lebih kuat dengan NU.
Ketiga, penerimaan KTA NU oleh Prabowo juga dapat dimaknai sebagai bentuk kebanggaan politik.
Bahkan, ia membuka kemungkinan munculnya fenomena serupa apabila organisasi-organisasi lain turut memberikan KTA kepada Presiden.
"Mungkin juga kebanggaan kalau sampai presiden nanti rame-rame organisasi lain juga akan memberikan KTA-nya masing-masing," sebutnya.
Dia menilai, pemberian KTA NU kepada Prabowo merupakan hal yang unik.
"Selain Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, baru Prabowo yang secara resmi mengakui sekaligus menerima KTA NU," ujarnya.
"Prabowo terima kartu tanda anggota NU merupakan suatu yang bisa dikatakan keunikan. Karena saya kira dalam sejarah Republik ini selain almarhum Gus Dur, Presiden RI yang resmi mengakui dan mendapat kartu NU yang baru Pak Prabowo," ujarnya.