Pesan Golkar untuk Pimpin PBNU yang Baru
RIAU24.COM - Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji menitipkan pesan untuk pemimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026–2031, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dan KH Miftachul Akhyar.
Bagi Golkar, pergantian kepemimpinan di ormas Islam terbesar Indonesia ini memiliki arti yang amat strategis bagi arah perjalanan bangsa, dikutip dari inilah.com, Senin 31 Agustus 2026.
Baginya, NU merupakan pilar utama kebangsaan yang memikul peran vital dalam merawat keharmonisan negara.
"Siapa pun yang memimpin PBNU otomatis mengemban tanggung jawab menjaga wajah Islam Indonesia yang toleran dan moderat, sekaligus menjadi mitra strategis negara dalam merawat NKRI," ujarnya.
Penetapan kepemimpinan baru PBNU ini berlangsung melalui proses mufakat yang mulus. Pada Senin, 31 Agustus 2026 pagi.
Sembilan kiai anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) melangkah keluar dari ruang musyawarah tertutup di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.