Menu

Menjelang Pemilu, TNI-Polri dan ASN diingatkan Tak Terlibat Politik Kekuasaan

Azhar 6 Sep 2026, 21:54
Ilustrasi Pemilu. Sumber: Internet
Ilustrasi Pemilu. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta penyelenggara negara tak terlibat politik praktis, menjelang pemilu.

"Salah satu amanah penting Reformasi adalah memastikan alat dan aparatur negara berdiri di atas semua golongan. TNI, Polri, intelijen, penegak hukum, ASN, dan seluruh aparatur negara harus profesional dan netral, termasuk dalam setiap pemilu. Mereka semua adalah milik rakyat, milik kita semua," ujarnya dikutip dari rmol.id, Minggu 6 September 2026.

Tambahnya, penting menjaga amanah reformasi dengan memastikan, fasilitas negara harus digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan politik praktis.

Terlebih, pemilu adalah milik rakyat sehingga tidak boleh dihalang-halangi oleh siapapun.

"Siapapun yang menang, harus menang karena mendapatkan kepercayaan rakyat. Dan siapapun yang kalah, harus menghormati kehendak rakyat," ujarnya.

AHY juga menyinggung gerakan reformasi tahun 1998.

Gerakan itu diharapkan mewujudkan demokrasi sehat dan membuat rakyat sejahtera.

Menurut dia, untuk mencapai kesejahteraan itu perlu partisipasi politik yang transparan dari masyarakat dan penyelenggara negara.