PHR Bekali Pemuda Riau Jadi Teknisi AC, Dorong Kemandirian Ekonomi
Selama pelatihan, Romi mendapatkan pembekalan teori dan praktik perbaikan serta perawatan AC. Ia juga mengikuti uji kompetensi hingga memperoleh sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Tak hanya keterampilan, PHR turut memberikan paket peralatan teknisi AC yang dapat digunakan peserta untuk memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.
Kisah serupa datang dari Lisna Sudensari (20), peserta pelatihan teknisi AC di BLK Bengkalis. Berada di tengah bidang pekerjaan yang selama ini lebih banyak digeluti laki-laki, Lisna justru melihat profesi tersebut sebagai peluang karier.
Selama mengikuti pelatihan, ia terbiasa melakukan berbagai pekerjaan teknisi, mulai dari naik turun tangga, menggunakan mesin steam bertekanan tinggi hingga mengukur arus listrik menggunakan tang ampere.
"Naik turun tangga itu hal biasa. Justru di tengah sedikitnya perempuan yang jadi teknisi AC, ini adalah peluang karir yang besar. Perempuan jadi teknisi AC itu keren," kata Lisna.
Setelah mengantongi sertifikat kompetensi BNSP, Lisna berencana bekerja terlebih dahulu untuk mendapatkan pengalaman sebelum membuka usaha servis AC sendiri.