Rocky Gerung Sebut Istana Sarang Korupsi, Singgung Gibran Mundur
RIAU24.COM - Pengamat politik Rocky Gerung menjelaskan alasannya menerima posisi sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di tengah sikapnya yang selama ini dikenal kritis terhadap pemerintah.
Rocky mengatakan keputusannya masuk ke lingkungan Istana bukan berarti dirinya mengubah sikap terhadap kekuasaan. Ia justru mengaku ingin menggunakan kedekatan tersebut untuk mengkritik dan mengingatkan Presiden Prabowo Subianto secara langsung.
Hal itu disampaikan Rocky saat berbincang dalam podcast Akbar Faizal Uncensored.
"Saya anti-power. Anti-surplus of power. Jadi kalau saya masuk ke dalam untuk menghentikan surplus of power, apa bedanya?" kata Rocky dalam podcast tersebut.
Rocky bahkan menyebut Istana sebagai "sarang korupsi". Menurut dia, persoalannya bukan semata-mata siapa yang berada di dalam Istana, melainkan bagaimana kekuasaan digunakan.
"Istana adalah sarang korupsi," ujar Rocky.