Menu

LAMR Tualang Harus Jadi Rumah Bersama, Bukan Hanya Milik Masyarakat Melayu

Lina • 26 Oct 2026, 15:45
LAMR Tualang Harus Jadi Rumah Bersama, Bukan Hanya Milik Masyarakat Melayu
LAMR Tualang Harus Jadi Rumah Bersama, Bukan Hanya Milik Masyarakat Melayu

RIAU24.COM - TUALANG — Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Tualang diharapkan menjadi rumah bersama bagi seluruh masyarakat tanpa memandang suku, agama, maupun latar belakang. Di tengah keberagaman masyarakat Tualang, LAMR memiliki peran strategis dalam merawat nilai-nilai budaya, memperkuat persatuan, serta menjaga keamanan dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Pesan tersebut mengemuka dalam pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kecamatan Tualang masa khidmat 2026–2031 yang dirangkai dengan Kenduri Akbar Gabungan Anak Melayu Tualang (GAYUNG) di Lapangan Motuyoko, Sabtu (24/10/2026).

Ketua DPH LAMR Kabupaten Siak, Datuk Seri Arfan Usman, menegaskan bahwa Kecamatan Tualang merupakan wilayah yang heterogen, dihuni masyarakat dari berbagai suku dan etnis. Karena itu, LAMR harus mampu hadir sebagai lembaga yang merangkul seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya menjadi milik masyarakat Melayu.

"LAMR Tualang harus menjadi pengayom yang memberikan ketenteraman, merangkul semua paguyuban, dan menjadi benteng perekat sosial," tegas Arfan Usman.

Menurutnya, keberadaan LAMR harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain melestarikan adat dan budaya Melayu, lembaga adat juga diharapkan mampu membangun komunikasi antarkelompok masyarakat, mempererat tali persaudaraan, serta mencegah munculnya perpecahan di tengah keberagaman.

Nilai-nilai adat Melayu yang menjunjung tinggi sopan santun, penghormatan, dan kebersamaan diharapkan dapat menjadi landasan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.

Halaman: 12Lihat Semua