Menu

Bupati Bengkalis Menjadi Irup Hari Santri 2026 di PMNH

Dahari • 27 Oct 2026, 15:23
Bupati Bengkalis Menjadi Irup Hari Santri 2026 di PMNH
Bupati Bengkalis Menjadi Irup Hari Santri 2026 di PMNH

RIAU24.COM - Santri tidak boleh hanya menjadi penjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi harus tampil sebagai generasi unggul yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, berakhlak mulia, serta siap mengambil peran strategis dalam membangun masa depan bangsa.

Pesan tegas itu disampaikan Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, saat didaulat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 tingkat Kabupaten Bengkalis, di Halaman Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Desa Pasiran, Kecamatan Bantan, Selasa 27 Oktober 2026.

Di hadapan para santri, ulama, pimpinan pondok pesantren, dan unsur pemerintah, Kasmarni menegaskan bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 tidak cukup ditopang kekayaan sumber daya alam maupun pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang cerdas, berkarakter kuat, berintegritas, dan memiliki fondasi spiritual yang kokoh.

“Oleh karena itu, generasi masa depan harus memiliki kemampuan intelektual yang baik, kekuatan spiritual, akhlak mulia, serta integritas yang menjadi landasan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” tegas Kasmarni.

Bupati perempuan pertama di Provinsi Riau tersebut mengingatkan, Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini merupakan pengingat atas besarnya jasa ulama dan santri yang telah mengorbankan jiwa, raga, dan harta demi mempertahankan kemerdekaan serta menjaga martabat bangsa.

Semangat perjuangan itu, menurutnya, tercermin dalam Resolusi Jihad yang dicetuskan Hadratussyekh Kiai Haji Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan tersebut menjadi salah satu tonggak penting yang membangkitkan perlawanan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Halaman: 12Lihat Semua