Menu

Bupati Kasmarni Hadir Pada Pembukaan Musda XI DPD Partai Golkar

Dahari • 28 Oct 2026, 15:27
Bupati Kasmarni Hadir Pada Pembukaan Musda XI DPD Partai Golkar
Bupati Kasmarni Hadir Pada Pembukaan Musda XI DPD Partai Golkar

RIAU24.COM - Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, hadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Ke-XI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 berlangsung disalah satu hotel di kecamatan Mandau.

Pembukaan Musda tersebut dilakukan secara langsung oleh Ketua I DPD Partai Golkar Provinsi Riau, H. Yulisman. Turut hadir Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Riau, H. Suparman, Ketua Harian DPD I Partai Golkar Provinsi Riau, Parisman Ikhwan, sejumlah pengurus DPD I Partai Golkar Provinsi Riau, Ketua DPD Golkar Kabupaten Bengkalis Syahrial serta para pengurus partai Golkar baik di tingkat Kabupaten maupun Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis.

Dalam sambutan tertulis Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni yang disampaikan pada kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa Musda bukan sekadar forum untuk memilih pemimpin dan menyusun kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi memperkuat konsolidasi, menyatukan visi serta merumuskan langkah langkah strategis ke depan.

Menurutnya, Musda diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang berintegritas, visioner, serta mampu merangkul seluruh kader. Sebab, kekuatan partai politik tidak semata-mata diukur dari jumlah kursi yang dimiliki, tetapi juga dari kedekatannya dengan rakyat, kemampuannya memperjuangkan aspirasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Untuk itu, mari kita jadikan Musda ini sebagai ruang adu gagasan, bukan ajang perpecahan, sebagai momentum memperkuat persaudaraan, bukan mempertajam perbedaan, serta sebagai jalan melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin maju dan bermanfaat bagi masyarakat,"ujar Bupati dalam sambutan tertulisnya.

Lanjut Bupati Kasmarni menyampaikan bahwa kemajuan Kabupaten Bengkalis tidak mungkin diwujudkan oleh pemerintah daerah semata. Diperlukan kebersamaan dan kolaborasi dari seluruh elemen, termasuk partai politik, dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat.

Halaman: 12Lihat Semua