riau24

Harap Kabut Asap di Kuansing Segera Berlalu, Masyarakat Lubuk Jambi Gelar Salat Istiqa

Selasa, 17 September 2019 | 22:31 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

RIAU24.COM -  KUANTAN SINGINGI- Kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, sejak beberapa bulan lalu, semakin diperparah dengan maraknya kabut asap.

Kondisi ini telah berdampak terhadap aktivitas warga. Bahkan para siswa pun harus diliburkan, mulai dari jenjang pendidikan Taman Kanak Kanak, Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi.

BACA JUGA : Bupati Hadiri Parade Kebangsaan, Syukuran Atas Dilantiknya Presiden dan Wapres

Begitu juga para petani mulai merasa kesulitan untuk bercocok tanam khususnya tanaman padi, karena lahan menjadi kering kerontang dan benih padi telah banyak yang layu dan bahkan ada yang mati.

Menghadapi kondisi itu, Pemkab Kuansing yang dipimpin Bupati H Mursini dan Wakil Bupati H Halim melakukan Salat Istiqa (salat minta hujan), bersama kaum muslimin dan diiringi juga di seluruh Kecamatan di Kuansing.

Tak ketinggalan juga masyarakat Desa Kinali Kecamatan Kuantan Mudik, Kuantan Singingi yang juga melaksanakan salat Istiqa bertempat di Hamparan areal persawahan atau Ladang Desa Kinali, Selasa 17 September 2019.



BACA JUGA : Maju Balonbup Kuansing, Mursini Mendaftar Tiga Parpol, Partai PKS Sudah Terima 8 Balon

Diikuti Plt Kepala Desa Kinali, Kurniadi dan tokoh masyarakat, alim ulama hingga masyarakat umum, memenuhi lapangan tempat salat Istiqa digelar.

Bertindak selaku imam dan khatib, H Asmi Adam yang juga Imam dan Khatib Mesjid Al Fatah Desa Kinali Kecamatan Kuantan Mudik.

Menurut Plt Kepala Desa Kinali, Kurniadi, kondisi kemarau panjang disertai kabut asap yang melanda Riau khususnya Kuansing, telah membuat aktivitas warga lumpuh.

"Sudah lebih dua bulan hujan tidak pernah turun, makanya kaum muslimin melakukan Salat Istiqa, memohon kepada yang Maha Kuasa untuk dapat menurunkan hujan," ujarnya. ***

PenulisR24/zar



Loading...