Menu

Ini Tiga Mobil SUV Yang Siap Meluncur di Awal Tahun 2019

TIM BERKAS 34 2 Jan 2019, 09:49
Wujud Avanza dan Xenia terbaru 2019/int
Wujud Avanza dan Xenia terbaru 2019/int

RIAU24.COM -  PEKANBARU - Mulai dari produsen asal Jepang hingga China tengah memperkenalkan model terbarunya dalam situs pencarian di google. Diperkirakan akan meluncur pada Januari 2019.

Produsen Jepang, Toyota dan Daihatsu akan memperkenalkan kolaborasinya, yakni Avanza dan Xenia. Walaupun telah banyak beredar di internet, tapi belum ada penjelasan resmi dari Toyota ataupun Daihatsu tentang kebenaran foto-foto tersebut.

Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia merupakan model populer yang mengisi segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) bersama Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio, Nissan Grand Livina, dan Wuling Confero.

Banyak yang berharap Toyota Avanza terbaru nanti merupakan model yang benar-benar baru seperti halnya All New Toyota Rush. Sayangnya harapan tersebut belum akan terwujud di model terbaru Toyota Avanza nanti.

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto dalam publikasi di website resmi Toyota mengatakan bahwa konsumen di Indonesia menyukai mobil dengan desain yang kompak namun memiliki fungsionalitas tinggi. Serta memberikan kenyamanan dalam berkendara, baik pengemudi maupun penumpang.

Soerjo mengatakan juga bahwa dari survey internal yang dilakukan Toyota, konsumen menyukai perubahan eksterior pada sebuah kendaraan. Konsumen, lanjut dia, juga menyukai fitur hiburan. "Eksterior mereka suka yang baru. Kalau fitur, konsumen menyukai hiburan. Bisa jadi nanti head unitnya baru," disebutkannya.

Pada rumor yang beredar, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia akan menyematkan mesin yang sama seperti pada Toyota Rush dan Daihatsu Terios, yakni mesin berkode 2NR-VE dengan konfigurasi 4 silinder ini mampu menghasilkan tenaga 104 ps dan torsi 136 Nm.

Artinya, Xenia akan meninggalkan mesin lama mereka berkapasitas 1.300cc. Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia diperkirakan akan tetap mempertahankan sistem penggerak roda belakang.

Disisi lain, produsen asal China, Wuling, diperkirakan akan menggunakan nama Wuling Almaz. Sama seperti Toyota Avanza, foto-foto Wuling Almaz sudah banyak yang bocor di Internet.

Diler Wuling di Indonesia umumnya memposting foto-foto yang diduga sebagai Wuling Almaz di akun sosial media mereka seperti Instagram dan Facebook. Tenaga penjual Wuling bahkan terang-terangan menawarkan pemesanan atau booking kepada calon konsumen.

Dari foto, Wuling Almaz kemungkinan akan menggunakan monitor layar sentuh berukuran raksasa seperti yang diaplikasikan pada mobil listrik Tesla Model S.

Jika Tesla Model S menggunakan monitor layar sentuh 17 inci, Wuling Almaz mungkin akan menggunakan layar berukuran 10,4 inci atau sedikit di atasnya.

Layar sentuh ini menjadi tren yang dipakai mobil-mobil premium terbaru. Layar sentuh ini menjadi pusat pengatur berbagai fitur seperti penyejuk udara (AC), hiburan, navigasi, kaca jendela, sunroof, dan sebagainya.

Akan tetapi ini masih belum bisa dipastikan teknologi seperti apa yang akan diterapkan pada monitor raksasa Wuling Almaz.

Brand Manager Wuling Motor Indonesia, Dian Asmahani, belum memberikan penjelasan dalam situs resmi Wuling terkait rencana akan peluncuran Wuling Almaz.

Akan tetapi ia sudah memastikan bahwa SUV Wuling terbaru nanti akan mengisi segmen SUV medium. Mobil itu akan dipasarkan mulai semester pertama tahun 2019.

Selain itu, Wuling juga akan memperkenalkan Baojun 530 atau Almaz yang dalam bocorannya akan dilengkapi dengan mesin 1.5L turbo.

Dan jika dilihat pada pilihan mesin itu, Wuling diperkirakan tidak jauh beda dengan produk sesamanya asal China, DFSK Glory 580. Glory 580 merupakan SUV 7 penumpang yang secara dimensi menyasar segmen Honda CR-V dan Nissan Terra.

Baojun 530 mengalami penyegaran pada Februari 2018 di Cina. Model ini dilengkapi dengan LED DRL (daytime running lamp), fog lamp, sunroof elektrik yang membujur dari kabin depan hingga kursi baris kedua, dan velg aluminium. Secara dimensi, Baojun 530 memiliki dimensi panjang 4.655 mm, lebar 1.835 mm, dan tinggi 1.760 mm.

Dimensi ini beda tipis dengan milik Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport, dua model yang bakal disaingi Baojun 530. All New Toyota Fortuner memiliki dimensi panjang 4.795 mm, lebar 1.855 mm dan tinggi 1.835 mm. Sedangkan Mitsubishi Pajero Sport memiliki Dimensi panjang 4.785 mm lebar 1.815 mm dan tinggi 1.805 mm. Dari komparasi ini, jelas Baojun 530 sedikit lebih kecil dibanding dua produk Jepang itu.

Di bagian mesin Baojun 530 dibekali 1.5L Turbo dan 1.8L. Pada mesin 1.5L dilengkapi dengan turbo dan menggunakan transmisi otomatis DCT 6 percepatan. Tenaga sebesar 150 hp akan mampu dikeluarkannya.

Sebagai pembanding, Toyota Fortuner dibekali mesin diesel berkapasitas 2,4 L yang mampu menyemburkan tenaga 148 hp. Mitsubishi Pajero Sport dibekali mesin diesel berkapasitas 2,4 L yang mampu menyemburkan tenaga 179 hp.

Mesin Baojun 530 atau Wuling Almaz memiliki kapasitas yang paling kecil hanya 1,5 L dibandingkan Fortuner dan Pajero Sport dengan mesin besar 2,4 L. Tapi masalah tenaga mobil asal Cina ini disebutkan mampu mengimbangi keduanya.(***)

 

R24/phi