Menu

Tagar Boikot Bukalapak Viral, Netizen: Cebong Juga Sumbu Pendek

Riko 15 Feb 2019, 03:54
Tagar Boikot dan Uninstall Bukalapak viral (foto/int)
Tagar Boikot dan Uninstall Bukalapak viral (foto/int)

RIAU24.COM -  Jumat 15 Februari 2019, Cuitan Chief Executive Officer Bukalapak Ahmad Zaky di twitter singgung "presiden baru" tengah viral. Ramai netizen pendukung Joko Widodo (Jokowi) merasa tersinggung, karena cuitan itu dianggap sebagai bentuk harapan Prabowo Capres 02 jadi Presiden 2019. 

Meski Bos Bukalapak Ahmad Zaky sudah mengklarifikasi dan hapus cuitan itu. Tagar #uninstallbukalapak dan #boikotbukalapak jadi trending topik di twitter. 

@shitlicious: "Apa bedanya pelaku #UninstallTraveloka dan #UninstallBukalapak? Beda pilihan capres aja. Kelakuan mah sama. Mohon diingat, setiap perusahaan itu menghidupi banyak orang. Jangan krna blunder 1 org, banyak nasib orang lain yg ikut terguncang. Cepatlah berakhir, PILPRES!"

@Debbie Pandjaitan: "Bentukannya aja udah macam kaum pecinta hoax... Sudah kuduga ini bakal kejadian. Aku lebih cinta pakdhe daripada bukalapak... Fixed, gue #UninstallBukalapak." 

@sandalista1789: "Pelajaran moral dari kasus bukalapak: cebong-cebong ternyata juga sumbu pendek #uninstallbukalapak." 

@Ferry Satiragani: "Sebenernya saya sendiri baru buka twit malem ini, eh penasaran sm tagar #uninstallbukalapak dan setelah dibaca... gak jadi transaksi deh. Dan fix saya sudah uninstallbukalapak." 

@pray_denny: "Teman2 komunitas hobby sering hunting dan belanja di tempat sampeyan mas, sebagai support krn presiden jg endorse usahamu. Tapi skrg tidak lagi, sorry bye BL. #uninstallbukalapak." 

@SiegerAnwalt: "Ahmad Zacky mengutip data th 2013 dia bilang th 2016. Pada th 2013 @jokowi belum jadi Presiden & istilah revolusi industri 4.0 belum diperkenalkan. saya tdk melihat ini sbg kritik, tapi sebagai niat jahat utk jatuhkan Jokowi sbg inisiator 4.0 Dia pro Prabowo #uninstallbukalapak."

@PakatDayak: "Kau bilang "I Love Jokowi", tapi sambil ngacung jari tengah. kannn asyuuuu! maaf sy ikutan #uninstallbukalapak."