Menu

Prihatin Uang Sertifikasi Guru Dipotong Pemerintah, Taufik: Tunggu Prabowo Jadi Presiden

Riko 20 Mar 2019, 15:47
Tidak terima uang sertifikasinya dipotong Ribuan guru berdemo di kantor walikota
Tidak terima uang sertifikasinya dipotong Ribuan guru berdemo di kantor walikota

RIAU24.COM - Wakil ketua komisi I DPRD Riau Taufik Arrakhman sangat prihatin akan nasib ribuan guru yang berdemo di kantor walikota Pekanbaru lantaran uang sertifikasinya dipotong pemerintah. Rabu 20 Maret 2019. Menurutnya apa yang dilakukan guru ini akan berdampak terganggunya pada proses belajar dan mengajar jika pemerintah tidak mencarikan solusinya. 

"Ini merupakan kebijakan pemerintah pusat jika tidak diatasi akan menurunkan kualitas dan kuantitas pendidikan kita . Jadi kita minta pemerintah kota mencarikan solusinya bagaimana tunjungan sertifikasi mereka tidak dipotong,"kata Taufik di DPRD Riau. Rabu 20 Maret 2019.

Menurut Taufik solusi yang tepat yaitu menjadikan Prabowo Subianto menjadi presiden. Sebab Prabowo sudah menjanjikan jika terpilih akan mensejehaterakan gaji pokok ASN dengan gaji yang cukup besar termaksud guru. 

"Jika Prabowo presiden, beliau akan melakukan evaluasi terhadap kebijakan ini. Dan berjanji akan mengaji mereka dengan cukup sehingga mereka tidak mikir untuk berbuat yang aneh-aneh. Apalagi kebutuhan hidup saat ini yang semakin tinggi apalagi guru ini yang Noteabennya memberikan ilmunya, "jelas wakil ketua DPD Gerindra Riau yang juga caleg dapil Pekanbaru. 

Taufik juga meminta pemerintah kota Pekanbaru agar mencontoh pemerintah Provinsi Riau yang setiap tahun menganggarkan 20 persen untuk pendidikan yang didalamnya dibahas tentan hak-hak peningkatan taraf hidup.