Menu

Mbak Tutut: Jadikan Indonesia Bangsa yang Dihormati Dunia

Satria Utama 9 Apr 2019, 19:00
Mbak Tutut di Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School, Parung, Bogor
Mbak Tutut di Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School, Parung, Bogor

Sebelumnya, Umi, istri almarhum pendiri pesantren Habib Saggaf bin Mahdi bin Syekh Abu Bakar, adalah seorang warga negara Singapura.

Merespons Mbak Tutut,  Umi Waheeda menyatakan rasa kekagumannya yang tinggi kepada Pak Harto. Menurut Umi, Pak Harto banyak berjasa kepada bangsa Indonesia dengan melakukan pembangunan di segala bidang yang mensejahterakan seluruh bangsa.  

“Kita semua sangat berhutang budi. Saat Bapak Soeharto menjadi presiden, Indonesia bukan hanya berhasil dalam pembangunan dan mensejahterakan rakyatnya, namun juga menjadi negara yang disegani dunia,” kata Umi, disambut pekik takbir para santri. 

Pada saat itu, kata Umi, Indonesia bahkan berhasil mencapai swasembada beras yang diakui Badan Pangan Dunia (FAO).  "Jadi, bukan justru banyak mengimpor beras dan merugikan para petani, rakyat kita sendiri," kata dia.

Sebagai mantan warga negara Singapura, Umi menegaskan bahwa dirinya tahu betul bagaimana Pak Harto disegani di kawasan. 

“Lee Kuan Yew, PM Singapura, itu hanya takut sama Pak Harto!” kata Umi, yang menggratiskan biaya belajar, biaya hidup dan aneka keperluan 15 ribu santrinya itu.  

Halaman: 123Lihat Semua