Menu

Bos ISIS Sebut Serangan Bom Bunuh Diri di Sri Lanka Bentuk Pembalasan untuk Suriah

Riko 30 Apr 2019, 11:39
Abu Bakr al-Baghdad
Abu Bakr al-Baghdad

RIAU24.COM -  Pemimpin kelompok ekstrimis ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, dalam video terbarunya memuji isiden bom bunuh diri yang menewaskan lebih dari 250 orang di Sri Lanka. Dalam video itu bos ISIS tersebut menyerukan kepada gerilyawan untuk menjadi duri bagi musuh-musuh mereka. 

Seperti diketahui, video berdurasi 18 menit itu, terlihat al-Baghdadi tampak duduk di sebuah ruangan putih bersama tiga orang lainnya dengan senapan serbu di sisi mereka. Ia menyinggung soal serangan bom di Sri Lanka, menyebut bahwa serangan yang terjadi pada 21 April lalu itu terjadi setelah mereka merekam dirinya.

Al-Baghdadi memuji para pelaku penyerangan, dengan mengatakan mereka melakukan pemboman sebagai balas dendam atas jatuhnya Baghouz, Suriah. Baghouz adalah wilayah terakhir yang dimiliki kelompok ekstremis itu di Suriah.

"Adapun saudara-saudaramu di Sri Lanka, mereka telah menaruh kegembiraan di hati kaum monoteis dengan operasi mereka yang menghantam rumah-rumah para tentara salib di (Minggu) Paskah mereka," kata al-Baghdadi, menurut sebuah transkrip dari Kelompok Intelijen SITE yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

Ia juga menyerukan kepada militan yang berbaiat kepada ISIS di negara pulau itu untuk menjadi "duri di dada tentara salib," seperti dikutip dari AP, Selasa 30 April 2019.

Video Abu Bakar al-Baghdadi ini muncul ketika pejabat tinggi Gereja Katolik mendesak pemerintah Sri Lanka untuk menindak ekstrimis Islam yang seolah-olah sedang berperang.

Halaman: 12Lihat Semua