Menu

BPBD Riau Nilai Program Desa Bebas Api Efektif Cegah Karhutla

Elvi 26 Jul 2019, 18:27
Manager Program Desa Bebas Api, Sailal Arimi memberikan materi pada  Pre Season Workshop yang dilaksanakan pada 24-25 Juli 2019 di Pekanbaru.
Manager Program Desa Bebas Api, Sailal Arimi memberikan materi pada Pre Season Workshop yang dilaksanakan pada 24-25 Juli 2019 di Pekanbaru.

RIAU24.COM -  PEKANBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mengapresiasi Program Desa Bebas Api atau Fire Free Village Program (FFVP) sebagai langkah preventif cegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal itu terungkap dalam kegiatan, Cluster and Fire Free Alliance (FFA) Pre Season Workshop yang dilaksanakan pada 24-25 Juli 2019 di Pekanbaru.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur mengatakan pihaknya saat ini fokus pada perubahan pola pikir (mindset) masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar.

"Jadi perlu perubahan mindset, sebab 99 persen karhutla ini disebabkan oleh manusia, dan hal ini sejalan program Desa Bebas Api sudah sangat bagus dengan mendatangi langsung masyarakat dalam mensosialisasikan apa saja itu bahaya karhutla dan itu sangat membantu," tuturnya.

FFA merupakan kelompok yang melibatkan banyak pihak, yang menjalankan program Desa Bebas Api, inisiasi dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), bagian dari APRIL Group.

"Atas nama BPBD, kami mengucapkan terima kasih atas dibuatnya gerakan FFA ini sebagai upaya menanggulangi Karhutla yang terjadi di Riau. Sudah tiga tahun belakangan Riau bisa dibilang bebas asap. Ini berkat kerjasama semua pihak, tim gabungan dari TNI, POLRI, BPBD, masyarakat dan juga perusahaan," tutur Jim Gafur.

Manager Program Desa Bebas Api APRIL, Sailal Arimi menjelaskan melalui program tersebut, pihaknya langsung turun ke tengah masyarakat untuk memberikan pemahaman bahaya jika terjadi Karhutla. Mereka mensosialisasikan ke seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak sekolah hingga orang tua.

Halaman: 12Lihat Semua