Menu

Uji Coba Rudal Balitik Dibahas Dewan Keamanan PBB, Korut Ancam AS dan Eropa Lakukan Langkah Ini

Satria Utama 8 Oct 2019, 11:16
Uji Coba Rudal Balitik/ilustrasi
Uji Coba Rudal Balitik/ilustrasi

RIAU24.COM -  NEW YORK - Sebanyak 15 anggota Dewan Keamanan PBB dikabarkan menggelar rapat tertutup setelah pekan lalu Korut mengatakan menggelar uji coba rudal balistik kapal selam. Rapat tersebut diminta oleh Jerman dengan dukungan Inggris dan Prancis.

Menanggapi rapat tertutup tersebut, Korea Utara (Korut) langsung mengancam Amerika Serikat (AS), Inggris, Prancis dan Jerman untuk tidak mengangkat isu uji coba rudal tersebut ke Dewan Keamanan PBB. Korut mengatakan hal itu akan membuat Pyongyang semakin berhasrat untuk mempertahankan kedaulatan mereka.

"Kami tahu benar Amerika Serikat d ibalik gerakan-gerakan yang tidak murni dari Inggris, Prancis, dan Jerman," kata duta besar Korut untuk PBB Kim Song, seperti dilansir dari Aljazirah, Selasa (8/10).

"Amerika Serikat dan pengikutnya harus mengingat jika saat ini mereka mengangkat isu langkah-langkah pertahanan diri kami di rapat Dewan Keamanan PBB, maka akan semakin mendesak hasrat kami untuk mempertahankan kedaulatan kami," kata Kim.

Peluncuran rudal yang dilakukan pada Rabu (2/10) pekan lalu menjadi uji coba yang paling provokatif dari Korut sejak digelarnya dialog denuklirisasi Semenanjung Korea dengan AS tahun 2018 lalu. Resolusi Dewan Keamanan PBB melarang Pyongyang menggunakan teknologi rudal balistik.

Uji coba itu dilakukan tepat menjelang pertemuan lanjutan antara AS dan Korut di Swedia. Pertemuan tingkat menengah itu dibatalkan setelah Pyongyang menyalahkan Washington tidak fleksibel.***