Menu

Tak Hanya di Riau, Warga Pasaman Sumbar Juga Dibuat Resah Karena Harimau Berkeliaran

Siswandi 10 Nov 2019, 23:51
Harimau Sumatera yang terpantau berada di areal perkebunan, beberapa waktu lalu. Foto: int
Harimau Sumatera yang terpantau berada di areal perkebunan, beberapa waktu lalu. Foto: int

RIAU24.COM -  Kisah tentang konflik antara harimau sumatera dengan manusia, ternyata tidak hanya terjadi di Riau. Pasalnya, saat ini warga di Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), juga mulai resah. Kondisi ini terjadi gara-gara sejumlah ternak di lingkungan mereka mati diserang hewan pemangsa alias predator.

Pihak Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Pasaman menduga, predator yang menyerang ternak warga itu adalah harimau Sumatera.

"Dari jejaknya, kita perkirakan harimau Sumatera," ungkap Kepala Seksi konservasi wilayah I BKSDA Sumbar, Khairi Ramadhan, Minggu 10 November 2019.

Dilansir detik, sejauh ini sudah ada empat ekor ternak warga Lubuk Sikaping, yang mati akibat menjadi korban serangan harimau. Karena itu, pihaknya tengah membuat sejumlah langkah antisipasi, agar binantang buas itu tidak kembali menyerang ternak.

Salah seorang warga Lubuk Sikaping, Anton, membenarkan kondisi yang terjadi di tengah warga Lubuk Sikaping saat ini. Dikatakan, masyarakat merasa diteror usai sejumlah ternak mati. Dia mengatakan kambing miliknya juga mati akibat serangan harimau tersebut.

"Warga kami sudah terasa diteror. Sudah beberapa ternak yang mati. Kambing saya juga ikut mati," lontarnya. ***