Menu

Sempat Dibuat Penasaran, Jampidsus Kejagung RI Kagum Dengan Istana Siak

Lina 12 Nov 2019, 19:48
Bupati Siak Alfedri sambut kedatangan Jampidsus Kejagung RI Ari Toegarisman di Istana Siak (foto/Lin)
Bupati Siak Alfedri sambut kedatangan Jampidsus Kejagung RI Ari Toegarisman di Istana Siak (foto/Lin)

RIAU24.COM - SIAK- Bupati Siak Alfedri sambut kedatangan Jampidsus Kejagung RI Ari Toegarisman di Istana Siak, Selasa (12/11/19). Kehadiran Jampidsus Kejagung RI Ari Toegarisman didampingi Kajati Riau Uung Abdul Syakur serta Asdatun Kejati Riau dan Asintel Kejati Riau.

Rombongan kemudian langsung menuju Istana Asserayah El Hasyimiah yang disambut langsung oleh Bupati Siak Alfedri bersama Kajari Siak Aliansyah serta Kepala Dinas PUPR Irving kahar.

zxc1

Sambil berjalan menuju Istana Siak bersama rombongan, Ari Toegarisman tampak kagum atas peninggalan sejarah kerajaan melayu Siak yang masih berdiri kokoh. "Semuanya masih terlihat utuh dan begitu maju bangunannya, jauh lebih maju dari sejarah yang ada disini," sebut dia dengan kagum.

Kehadiran dia beserta rombongan ke Siak merupakan rangkaian kegiatan kunjungan kerjanya di Pekanbaru. Yakni tugas supervisi ke kejaksaan tinggi, sebelum sampai ke Pekanbaru, ia juga sempat membaca tentang sejarah Kerajaan Siak. Sehingga dengan demikian menjadikan ia tambah penasaran dengan Kerajaan Siak.‎

zxc2

"Ternyata berbeda dari pemikiran saya yang pertama membaca, jauh luar biasa lebih indah kerajaan Siak.ini yang membuat saya kagum," sebut dia.

Selain itu, ia juga berkesempatan untuk melihat benda benda peninggalan Sultan siak yang ada didalam istana seperti Cermin Permaisuri, alat musik Komet, mariam besi, peti besi maupun benda peninggalan Sultan Siak lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Siak Alfedri juga mengucapkan selamat datang kepada rombongan Jampidsus yang hadir,ia sempat menjelaskan tentang kerajaan siak pada masa dahulu serta kejayaan kerajan siak dalam membantu kemerdekaan RI.

"Sebelumnya kawasan ini merupakan bagian dari kesultanan siak sri indrapura.diawal kemerdekaan indonesia,Sultan Syarif Kasim ll yang juga merupakan Sultan terakhir menyatakan bergabung dengan Republik Indonesia dengan menyerahkan harta kekayaan kerajaan Siak," tutup Alfedri.‎ (R24/Lin)