Menu

Bentuk Responsif Perusahaan Dalam Pengendalian Kebakaran Hutan, PT RAPP Tingkatkan Kompetensi Diri MPA dan Crew Leader

Riki Ariyanto 14 Nov 2019, 16:24
Kegiatan ini diikuti 33 MPA dan 21 Crew Leader dari lima Kabupaten di Provinsi Riau diantaranya Kabupaten Pelalawan, Siak, Kampar, Kuantan Singingi dan Kepulauan Meranti (foto/ist)
Kegiatan ini diikuti 33 MPA dan 21 Crew Leader dari lima Kabupaten di Provinsi Riau diantaranya Kabupaten Pelalawan, Siak, Kampar, Kuantan Singingi dan Kepulauan Meranti (foto/ist)

RIAU24.COM - Sebagai bentuk respon positif PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan, perusahaan kertas terbesar di Indonesia ini adakan pelatihan Penyiapan Lahan Tanpa Bakar dan Pelatihan Dasar Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan bagi Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Crew Leader dari program Desa Bebas Api.

zxc1

Kegiatan ini diikuti 33 MPA dan 21 Crew Leader dari lima Kabupaten di Provinsi Riau diantaranya Kabupaten Pelalawan, Siak, Kampar, Kuantan Singingi dan Kepulauan Merani.

“Masalah karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama bukan hanya pihak pemerintah saja tetapi pihak swasta dan instansi terkait juga harus ikut terlibat dalam pencegahan karhutla," tutur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio saat membuka kegiatan. Pada Rabu, 13 November2019 di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT), Town Site 2, Pangkalan Kerinci.

zxc2

Dikatakan Hadi Penandio, tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk menambah wawasan dan ilmu kita bersama. Karena selesai pelatihan ini diharapkan kepada peserta memiliki keterampilan untuk dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan.

GM SHR PT RAPP, Wan Jakh mengatakan dalam pelatihan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, PT RAPP selalu bekerjasama dengan masyarakat dan pemerintah daerah.

"Untuk itu, RAPP mendukung penuh tindakan pencegahan karhutla salah satunya melalui program Desa Bebas Api atau Free Fire Village Program (FFVP) yang mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk tidak membakar lahannya," jelas Wan Jack.

Hal senada juga disampaikan Manager FFVP PT RAPP, Sailal Arimi menjelaskan melalui pelatihan ini, diharapkan MPA yang berada di berbagai desa, mampu meningkatkan keahlian mereka menghadapi kebakaran lahan dan hutan. "Kami ingin mempersiapkan dan meningkatkan keahlian personil MPA dalam hal penanganan kebakaran. Semoga ke depannya, bila terjadi kebakaran di Desa, MPA dapat langsung mengambil tindakan pemadaman dengan tepat,'' jelas Sailal.  

 

 

 

R24/ADV